LDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Makassar – Komitmen menciptakan dunia pendidikan tinggi yang bersih dan berintegritas kembali ditegaskan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sultanbatara. Bertempat di Aula Ridwan Saleh Mattayang, Makassar, LLDIKTI IX memfasilitasi kegiatan Internalisasi Pencegahan Korupsi yang digelar oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Kegiatan ini mengusung tema:
“Bersatu Berdaulat Melawan Korupsi, Kampus Berdampak, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”,
sebagai bagian dari implementasi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) dan sekaligus memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI IX, Andi Lukman, menyampaikan bahwa perguruan tinggi harus menjadi garda terdepan dalam membentuk budaya antikorupsi.
“Perguruan tinggi adalah benteng moral, penjaga integritas, dan pusat lahirnya peradaban. Pencegahan korupsi harus dimulai dari ruang akademik—melalui pendidikan nilai, keteladanan, sistem tata kelola yang bersih, serta pengawasan yang transparan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Andi Lukman mengajak para pimpinan perguruan tinggi untuk menjadikan integritas sebagai indikator utama dalam tata kelola kampus, mulai dari kurikulum, organisasi kemahasiswaan, hingga pembinaan karakter dosen dan tenaga kependidikan.

“Korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi pengkhianatan terhadap masa depan. Pencegahannya tidak cukup lewat regulasi, tapi harus menjadi gerakan budaya yang ditanam sejak dini di dunia kampus,” ujarnya penuh semangat.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara Inspektorat Jenderal, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Kejaksaan dalam menyukseskan kegiatan ini, serta menegaskan pentingnya membangun karakter mahasiswa sebagai agen perubahan yang menjunjung tinggi kejujuran dan tanggung jawab.
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber yang membagikan perspektif dari berbagai lembaga penegak integritas:
- Soetarmi (Kejaksaan Tinggi/Negeri) – “Penanganan Korupsi di Perguruan Tinggi”
- Masagung Dewanto (KPK) – “Civitas Akademika Berintegritas”
- Firwan Fajri (Inspektorat Investigasi) – “Pencegahan Fraud KIP Kuliah”
Turut hadir dan mendampingi selama kegiatan, Kepala Bagian Umum LLDIKTI IX, Syahruddin, yang juga aktif mendukung upaya penguatan nilai-nilai integritas di lingkungan LLDIKTI dan perguruan tinggi di wilayah Sultanbatara.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, LLDIKTI IX berharap gerakan antikorupsi tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjelma menjadi budaya yang hidup dalam setiap aspek kehidupan kampus. Karena dari kampus yang bersih, akan lahir generasi yang tangguh untuk membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah.








