LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Makassar — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX memberikan apresiasi tinggi kepada Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) atas capaian gemilang di bidang kemahasiswaan sepanjang tahun 2025. Ribuan prestasi mahasiswa yang diraih di tingkat nasional dan internasional dinilai sebagai bukti keberhasilan pembinaan kemahasiswaan yang terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan Kemahasiswaan Award 2025 yang digelar di Balai Sidang Muktamar ke-47 Unismuh Makassar. Berdasarkan data resmi, Unismuh Makassar mencatat 188 prestasi akademik internasional dan 188 prestasi nonakademik internasional, serta 894 prestasi akademik nasional dan 723 prestasi nonakademik nasional.
LLDIKTI Wilayah IX menilai capaian ini mencerminkan keseriusan perguruan tinggi dalam membangun ekosistem kemahasiswaan yang mendorong prestasi, inovasi, dan daya saing global.
Ketua Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) Unismuh Makassar, Dr. Nenny, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.
“Prestasi ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan sistem pembinaan mahasiswa yang konsisten dan berkelanjutan, mulai dari mahasiswa, dosen pembina, hingga dukungan kebijakan universitas,” ujarnya, Selasa (23/12/2025).

Tak hanya unggul dalam kompetisi, Unismuh Makassar juga menunjukkan kinerja positif dalam berbagai program strategis nasional Belmawa Kemdikbudristek. Sepanjang 2025, Unismuh Makassar berhasil meloloskan 6 tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), 5 tim Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), serta 1 Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).
Prestasi tersebut turut mendapat pengakuan kelembagaan melalui LLDIKTI IX Awards 2025, di mana Unismuh Makassar meraih Terbaik I Kinerja Kemahasiswaan dan Terbaik II Jumlah Judul PKM Terbanyak di wilayah LLDIKTI IX.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah IX, Syahruddin, yang hadir mewakili Kepala LLDIKTI Wilayah IX, menyampaikan sambutan dan apresiasi atas komitmen Unismuh Makassar dalam pembinaan mahasiswa.
“Ribuan prestasi mahasiswa Unismuh Makassar sepanjang 2025 menjadi bukti bahwa pembinaan kemahasiswaan yang konsisten dan terukur mampu melahirkan mahasiswa yang berdaya saing, inovatif, dan berkarakter,” ujar Syahruddin.

Ia menegaskan bahwa LLDIKTI Wilayah IX terus mendorong perguruan tinggi untuk menjadikan prestasi mahasiswa sebagai indikator penting dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Sementara itu, Rektor Unismuh Makassar dalam sambutannya menyampaikan bahwa Unismuh Makassar memberikan apresiasi dan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi, sekaligus menerapkan pembinaan tegas bagi mahasiswa yang dinilai merugikan nama baik universitas.
Dalam sambutannya, Rektor turut memaparkan capaian institusional Unismuh Makassar, antara lain masuk dalam pemeringkatan QS World University Rankings Asia pada posisi 1.200–1.400, terakreditasinya berbagai lembaga secara internasional, serta keberhasilan sejumlah program studi dan Fakultas Kedokteran meraih akreditasi internasional.
Selain itu, Unismuh Makassar juga terus meningkatkan mutu akademik, dengan persentase program studi terakreditasi unggul yang terus bertambah, serta pengelolaan keuangan institusi yang telah diaudit secara berlapis, baik internal Muhammadiyah maupun oleh Kantor Akuntan Publik dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Ini adalah bukti bahwa dana yang dipercayakan orang tua mahasiswa dikelola secara transparan dan bertanggung jawab untuk pengembangan institusi dan pembinaan mahasiswa,” ujarnya.
Kegiatan Kemahasiswaan Award 2025 turut dihadiri Rektor dan Wakil Rektor Unismuh Makassar, para Dekan dan Wakil Dekan III, sivitas akademika, serta perwakilan LLDIKTI Wilayah IX.
Melalui capaian tersebut, LLDIKTI Wilayah IX menilai Unismuh Makassar semakin mengukuhkan diri sebagai kampus unggul kemahasiswaan, yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepemimpinan, integritas, dan daya saing global mahasiswa.








