Sorowako, 30 September 2025 — Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sultanbatara, Andi Lukman, menghadiri Wisuda ke-32 Akademi Teknik Sorowako (ATS), yang sekaligus menjadi wisuda pertama setelah bertransformasi menjadi Politeknik Sorowako. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Ontaeluwu, Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, pada Selasa (30/9/2025).

Dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah IX menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengelola dan sivitas akademika Politeknik Sorowako atas keberhasilan melakukan transformasi kelembagaan dari akademi menjadi politeknik.
“Melakukan transformasi kelembagaan bukanlah hal yang sederhana. Diperlukan kesiapan menyeluruh, mulai dari sumber daya manusia, sarana prasarana, hingga kurikulum yang matang,” ujar Andi Lukman.

Ia juga menyoroti hasil tracer study Politeknik Sorowako yang menunjukkan 85% alumninya telah bekerja atau menciptakan lapangan kerja. Capaian tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa Politeknik Sorowako memiliki komitmen kuat dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja dan berdampak positif bagi masyarakat.
“Dengan adanya kebijakan pemerintah Diktisaintek Berdampak, kita berharap alumni tidak hanya bekerja, tetapi juga menjadi agen perubahan dengan menciptakan lapangan kerja baru,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Andi Lukman juga menanggapi sambutan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang mengajak perguruan tinggi untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor merupakan kunci dalam pembangunan daerah.
“Kita memasuki era pentahelix, di mana kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, industri, komunitas, dan media menjadi hal yang sangat penting. Oleh karena itu, ajakan kolaborasi ini patut kita sambut dengan antusias,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Politeknik Sorowako, Harjuma, S.St., M.T., dalam laporan akademiknya menyampaikan bahwa pada wisuda tahun akademik 2024/2025 ini, sebanyak 103 lulusan dari Program Studi Perawatan dan Perbaikan Mesin resmi dikukuhkan.
Program Diploma 3 tersebut ditempuh selama enam semester (120 minggu), dengan komposisi 25% teori dan 75% praktikum serta kerja industri, total 119 SKS.

Dari total lulusan tahun ini, 30 orang (29,13%) berhasil meraih predikat cum laude, dengan indeks prestasi tertinggi 3,88. Hingga kini, Politeknik Sorowako telah melahirkan 1.824 alumni sejak berdiri.
LLDIKTI Wilayah IX mengapresiasi capaian tersebut dan berharap Politeknik Sorowako terus meningkatkan mutu akademik, memperkuat kemitraan dengan dunia industri, serta membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“Kami berharap Politeknik Sorowako terus menjadi pelopor dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan era digital,” tutup Andi Lukman.






