Dorong Inovasi dan Dampak Sosial, LLDIKTI IX Amankan Hibah Rp 1,88 Miliar di Program Aksara Mahasiswa Batch 2

Dorong Inovasi dan Dampak Sosial, LLDIKTI IX Amankan Hibah Rp 1,88 Miliar di Program Aksara Mahasiswa Batch 2

LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara_JAKARTA — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX kembali mengukuhkan komitmennya dalam mendorong transformasi perguruan tinggi berbasis pengabdian masyarakat. Dipimpin langsung oleh Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Prof. dr. Budu, bersama Ketua Tim Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Inovasi Perguruan Tinggi, Dr. Mustaking, pimpinan LLDIKTI Wilayah IX menghadiri kegiatan Penandatanganan Kontrak Program Mahasiswa Berdampak: Program Aksara Mahasiswa (Batch 2) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Graha Diktisaintek, Gedung D Lt. 2, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (12/10) ini menjadi momen krusial bagi pengembangan inovasi akademisi di lingkungan LLDIKTI Wilayah IX.
Raih Funding Rp 1,88 Miliar untuk 19 Proposal Pilihan
Pada alokasi Batch 2 tahun 2026 ini, LLDIKTI Wilayah IX berhasil membawa pulang hibah pendanaan bernilai fantastis, yaitu Rp 1.888.530.000 (Satu Miliar Delapan Ratus Delapan Puluh Delapan Juta Lima Ratus Tiga Puluh Ribu Rupiah). Dana hibah tersebut dialokasikan untuk membiayai 19 proposal karya inovatif yang berhasil lolos seleksi ketat di tingkat nasional.

Capaian ini mempertegas peran strategis kampus-kampus di wilayah IX dalam melahirkan gagasan dan riset aplikatif yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Penekanan Kemdiktisaintek: Mahasiswa Motor Penggerak, Dosen Mitra Strategis
Acara penandatanganan kontrak ini dibuka langsung oleh Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Ditjen Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Prof. I Ketut Adnyana.

Dalam sambutannya, Prof. I Ketut Adnyana menegaskan pentingnya skema Program Mahasiswa Berdampak ini dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang responsif terhadap tantangan sosial.

“Program ini dirancang untuk menumbuhkan inisiatif sosial berbasis komunitas, memperkuat kolaborasi keilmuan, serta menghasilkan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program ini menempatkan dosen sebagai mitra strategis dalam pengajaran, pendampingan, dan penerapan hasil penelitian, sedangkan mahasiswa menjadi motor penggerak yang menghubungkan inovasi perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat,” tegas Prof. I Ketut Adnyana.

Langkah Ke Depan: Tingkatkan Kualitas dan Jangkauan Inovasi
Keberhasilan meraih pendanaan sebesar Rp 1,88 miliar ini menjadi pelecut semangat bagi LLDIKTI Wilayah IX untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola riset dan pengabdian masyarakat. Ke depannya, LLDIKTI IX berkomitmen memperkuat pendampingan proposal agar perguruan tinggi di wilayahnya mampu melahirkan ide-ide yang makin berdaya saing dan memberikan dampak berkelanjutan bagi kemajuan daerah.

Share:
LLDIKTI 9 Icon

LEMBAGA LAYANAN PENDIDIKAN TINGGI WILAYAH IX KEMENTRIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET DAN TEKNOLOGI

PELAYANAN

KONTAK KAMI

LAYANAN PENGADUAN

© 2026 LLDIKTI WILAYAH IX

Copyright All Right Reserved