LLDIKTI IX Dorong Politeknik Swasta Perkuat Mutu Vokasi dan Akselerasi Menuju Universitas Terapan

LLDIKTI IX Dorong Politeknik Swasta Perkuat Mutu Vokasi dan Akselerasi Menuju Universitas Terapan

LLDIKTI IX Sultanbatara, ​MAKASSAR — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX mendorong politeknik swasta untuk terus memperkuat mutu pendidikan vokasi, meningkatkan kemitraan dengan dunia industri, serta mempersiapkan transformasi kelembagaan menuju universitas terapan secara terencana dan berkelanjutan.
​Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah IX, Syahruddin, yang mewakili pimpinan LLDIKTI dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Perkumpulan Politeknik Swasta Indonesia (PELITA) di Hotel Claro Makassar, Kamis (15/10/2026).

​Dalam sambutannya, Syahruddin menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan vokasi tidak hanya diukur dari jumlah mahasiswa dan lulusan, tetapi juga dari kesesuaian kompetensi mereka dengan kebutuhan industri serta kontribusinya terhadap masyarakat.
​“Keberhasilan politeknik sebagai pendidikan tinggi vokasi tidak cukup hanya diukur dari jumlah mahasiswa, program studi, ataupun lulusan. Kita juga harus melihat apakah lulusan telah terserap di dunia kerja dan apakah kompetensinya sesuai dengan kebutuhan industri,” tegasnya.
​Ia menekankan pentingnya kemitraan substantif antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Kerja sama tersebut perlu diwujudkan melalui penyelarasan kurikulum, keterlibatan praktisi dalam pembelajaran, serta pengembangan program yang mendukung peningkatan kompetensi dan penyerapan lulusan.

​“Industri jangan hanya ditempatkan sebagai pengguna lulusan pendidikan vokasi, tetapi harus menjadi bagian dari ekosistem pembentukan kompetensi lulusan itu sendiri,” ujarnya.
​Selain itu, Syahruddin menyoroti pentingnya kesiapan institusi dalam mengembangkan diri menuju universitas terapan. Transformasi tersebut harus didukung oleh peningkatan kapasitas akademik, kompetensi dosen, kualitas program studi, fasilitas pembelajaran, penelitian terapan, hingga tata kelola perguruan tinggi.
​Ia juga mendorong setiap politeknik menyusun peta jalan (roadmap) pengembangan yang terukur dan realistis sesuai kapasitas institusi serta peraturan perundang-undangan. Dalam hal ini, PELITA diharapkan dapat memfasilitasi pemetaan kesiapan anggotanya agar pengembangan kelembagaan berjalan sesuai potensi masing-masing.
​Syahruddin berharap Rakernas V PELITA menghasilkan program kerja konkret dengan tiga prioritas utama:
​Penguatan kemitraan industri;
​Peningkatan mutu tata kelola dan penjaminan mutu internal; serta
​Penyusunan peta jalan transformasi menuju universitas terapan.
​“Keberhasilan rapat kerja nasional ini tidak hanya kita ukur dari rekomendasi yang dihasilkan, tetapi dari seberapa jauh rekomendasi tersebut dilaksanakan dan memberikan dampak nyata,” ungkapnya.
​Rakernas V PELITA ini diselenggarakan dengan Politeknik Maritim AMI Makassar sebagai tuan rumah di bawah kepemimpinan Direktur Andi Amrin. Kegiatan yang diketuai Muh. Abduh Idris ini turut dihadiri langsung oleh Ketua Umum PELITA, Shalfi Andri, dari Politeknik Tempo.

​Acara resmi dibuka oleh Nandy Setiyadi Djaya Putra, Staf Ahli Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), yang hadir mewakili Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi.
​Melalui rakernas ini, politeknik swasta diharapkan semakin memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas lulusan, dan mengembangkan kelembagaan dengan tetap menjadikan mutu sebagai fondasi utama pendidikan vokasi.

Share:
LLDIKTI 9 Icon

LEMBAGA LAYANAN PENDIDIKAN TINGGI WILAYAH IX KEMENTRIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET DAN TEKNOLOGI

PELAYANAN

KONTAK KAMI

LAYANAN PENGADUAN

© 2026 LLDIKTI WILAYAH IX

Copyright All Right Reserved