LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Makassar — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX bersama Direktorat Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menyelenggarakan kegiatan Layanan Konsultasi (Coaching Clinic) Usul SIAGA di Aula Ridwan Saleh Mattayang, Kantor LLDIKTI Wilayah IX, Makassar, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Andi Lukman, dan diikuti oleh pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta, badan penyelenggara/yayasan, serta operator SIAGA dari lingkup LLDIKTI Wilayah IX dan wilayah lainnya.
Dalam sambutannya, Andi Lukman menyampaikan bahwa antusiasme peserta yang tinggi mencerminkan besarnya kebutuhan perguruan tinggi terhadap pendampingan langsung terkait penguatan tata kelola kelembagaan. Ia menekankan bahwa dinamika dan tantangan penyelenggaraan pendidikan tinggi saat ini menuntut perguruan tinggi untuk tidak lagi berjalan secara biasa-biasa saja.

“Perkembangan regulasi, teknologi, dan tuntutan dunia kerja mengharuskan perguruan tinggi untuk terus bertransformasi. Salah satu kunci utama dalam menciptakan perguruan tinggi yang berdaya saing adalah penguatan tata kelola kelembagaan,” ujarnya.
Menurutnya, Coaching Clinic ini merupakan langkah strategis dalam memberikan pembinaan, pendampingan, serta penguatan pemahaman regulasi, khususnya terkait pembukaan program studi baru, perubahan perguruan tinggi swasta, hingga pendirian perguruan tinggi. Kehadiran langsung tim Direktorat Kelembagaan dinilai sebagai bentuk transformasi layanan pemerintah dengan pendekatan jemput bola.

“Biasanya komunikasi dengan Direktorat Kelembagaan tidak mudah karena luasnya cakupan layanan secara nasional. Melalui kegiatan ini, perguruan tinggi dapat berdialog langsung, menyampaikan kendala, serta mendapatkan klarifikasi teknis dan regulasi secara komprehensif,” jelasnya.
Andi Lukman juga mendorong peserta untuk memanfaatkan forum ini secara optimal dengan menyampaikan permasalahan yang dihadapi secara terbuka agar dapat diselesaikan secara tuntas. Ia berharap, melalui pendampingan ini, proses penerbitan rekomendasi dan keputusan terkait usulan kelembagaan dapat berjalan lebih efektif dan tepat waktu.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyinggung kebijakan pendidikan tinggi berdampak yang tengah digulirkan pemerintah. Kebijakan ini, menurutnya, menuntut transformasi di seluruh aspek tridarma perguruan tinggi, mulai dari tata kelola, pengembangan sumber daya manusia, kurikulum, hingga proses pembelajaran dan penelitian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kehadiran perguruan tinggi harus menjadi solusi bagi kebutuhan daerah dan masyarakat. Pendirian program studi maupun perguruan tinggi harus berorientasi pada dampak dan kebermanfaatan,” tambahnya.

Ia juga mengajak pimpinan perguruan tinggi untuk lebih aktif mendorong dosen dalam memanfaatkan peluang pendanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang disediakan pemerintah, yang nilainya terus meningkat dari tahun ke tahun.
Menutup sambutannya, Andi Lukman secara resmi membuka kegiatan Coaching Clinic Usul SIAGA dan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata serta menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang berkualitas.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan pemaparan teknis oleh tim Direktorat Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta sesi layanan konsultasi kepada peserta.








